Home » Kelistrikan » Fungsi Steker Pada Instalasi Listrik

Fungsi Steker Pada Instalasi Listrik

fungsi steker pada instalasi listrik
Fungsi Steker Pada Instalasi Listrik

Fungsi Steker Pada Instalasi Listrik – Steker, atau yang sering disebut dengan jek listrik, merupakan sebuah alat listrik yang digunakan untuk menghubungkan perangkat elektrik dengan sumber listrik. Alat listrik ini biasanya terletak pada ujung kabel yang biasa ditancapkan ke stop kontak.

Fungsi steker listrik ini yaitu sebagai media koneksi antara sumber listrik dengan perangkat listrik. Melalui koneksi steker dan stop kontak inilah arus listrik dapat mengalir ke perangkat. Sehingga, perangkat listrik yang disambungkan tersebut dapat dinyalakan.

Selain itu, steker juga berfungsi sebagai titik pengaman. Dimana dengan adanya steker ini, pertemuan antara jalur listrik menjadi lebih aman. Dengan begitu, fungsi steker pada instalasi listrik ini sangatlah penting.

Secara umum, steker ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu steker dua kaki dan steker tiga kaki. Steker dua kaki biasanya digunakan untuk arus listrik tegangan rendah. Dan steker tiga kaki biasanya digunakan untuk arus tegangan tinggi dengan dilengkapi dengan adanya jalur ground.

Sedangkan berdasarkan bentuknya, steker listrik ini dibagi mejadi dua jenis. Yaitu steker bentuk F dan Steker Bentuk C. Steker bentuk F memiliki bentuk kutub lurus. Dan steker bentuk C, kutubnya berbentuk lengkung atau melingkar.

Demikianlah ulasan mengenai fungsi steker pada instalasi listrik. Semoga dapat memberi sedikit gambaran tentang kegunaan steker pada perangkat listrik.

Share :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top