Home » Kelistrikan » Fungsi Sekring

Fungsi Sekering

fungsi+sekering
Fungsi Sekering

Fungsi Sekring – Artikel ini akan membahas tentang fungsi sekering yang ada pada perangkat listrik. Bagi yang belum tahu apa itu sekering dan kegunaannya, silahkan simak artikel ini sampai selesai.

Fungsi Sekering

Sekring atau yang sering disebut fuse, merupakan komponen kelistrikan yang bertugas sebagai pengaman pada rangkaian listrik. Biasanya, sekering pada gambar instalasi listrik dituliskan dengan simbol huruf F yang berarti fuse.

fungsi+sekering
Simbol Sekering

Fungsi sekering adalah untuk memutuskan arus listrik yang melebihi kapasitasnya. Dimana sekering itu sendiri terdiri dari kawat kecil yang terpasang secara seri pada dua kutub terminalnya. Namun bukan berati sembarang kawat yang digunakan, karena kawat tersebut memiliki nilai kapasitas satuan berupa Ampere (A), miliAmpere (mA), volt (V), dan mV (miliVolt). Jadi, jika arus listrik yang melewati sekering lebih besar dari kapasitasnya, maka sekering akan terputus (open circuit).

Cara kerja sekring yaitu memutus untuk melindungi rangkaian yang ada di jalurnya. Jika terjadi hubungan arus pendek (short circuit), maka sekering ini akan terputus secara otomatis. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa fungsi sekering yaitu melindungi rangkaian pada perangkat listrik dari kerusakan yang mungkin terjadi akibat arus yang terlalu besar dan adanya korsleting.

Jika suatu perangkat yang memiliki sekering dialiri arus listrik yang besarnya melebihi nilai sekering tersebut, maka sekering akan putus. Akibatnya, perangkat listrik tersebut tidak bisa berfungsi. Oleh karena itu, jika sekering putus, gantilah dengan sekering baru yang memiliki nilai yang sama agar fungsi sekering dapat berjalan kembali. Hindari penggantian sekering dengan nilai yang berbeda, karena dapat merusak perangkat listrik tersebut.

Untuk mengetahui sebuah sekering masih berfungsi atau sudah putus, kita dapat melihat secara langsung memalui kawat yang berada di dalam sekering tersebut. Sekering yang putus, maka kawat yang ada di dalam sekering tersebut tidak terhubung.

Selain itu, kita juga dapat menggunakan multitester untuk mengukur sebuah sekering. Yaitu dengan mengatur multitester ke hambatan (ohm). Kemudian letakan kedua ujung probe pada masing-masing kutub terminal sekering. Jika, jarum multitester bergerak, maka sekering tersebut masih bagus (tersambung). Namun jika jarum multitester tidak bergerak sama sekali, artinya sekering telah putus.

Jenis – Jenis Sekering

Berdasarkan bentuknya dan fungsinya, sekering terdiri dari dua jenis, yaitu fuse cartridge type (glass) dan fuse blade type (wedge). Dan untuk penjelasaanya adalah sebagai berikut.

1. Fuse Cartridge Type (Sekering Tabung)

Sekering cartridge type (glass) ini memiliki bentuk seperti tabung yang memiliki lapisan kaca pelindung di bagian luarnya. Jenis sekering ini banyak dipakai pada alat elektronik rumah tangga.

2. Fuse Blade Type (Sekering Pisau)

Sekering blade tipe (pisau) memiliki kontruksi yang lebih ramping dan kuat dibanding tipe tabung. Jenis sekering ini banya digunakan pada rangkaian listrik kendaraan, seperti pada relay lampu motor dan mobil.

3. Fusible Link

fungsi+sekering
Fusible Link

Pada dasarnya fuse dan fusible link memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai pengaman rangkaian listrik. Tetapi, fusible link ini memiliki rangka yang lebih besar dari sekering. Karena memang jenis pengaman listrik ini digunakan untuk arus listrik tegangan tinggi.

Nilai Kapasitas Sekering

Untuk sekering tipe blade dan fusible link, memiliki warna-warna yang melambangkan besarnya nilai kapasitas arusnya. Kita dapat mengetahui nilai besarnya arus tersebut dengan melihat warnanya. Dan warna-warna tersebut antara lain :

1. Nilai Warna Sekering Blade Type


Jenis sekering tipe blde memiliki warna-warna yang dapat dijadikan simbol nilai kapasitas besarnya sekeringnya. Dan warna-warna pada sekering blade yaitu :

Warna Orange : 5A

Warna Coklat : 7,5A
Warna Merah : 10A
Warna Biru : 15A
Warna Kuning : 20A

Warna Putih : 25A
Warna Hijau : 30A

2. Nilai Warna Fusible Link

Adapun warna-warna pada fusible link yang juga dapat dijadikan ukuran untuk melihat nilai kapasitas besarnya arus. Dan warna-warna fusible link antara lain :

Warna Pink : 30A
Warna Hijau : 40A
Warna Merah : 50A
Warna Kuning : 60A
Warna Hitam : 80A
Warna Biru : 100A

Demikianlah pembahasan mengenai fungsi sekering (fuse) pada perangkat listrik. Dapat kita simpulkan bahwa fungsi sekering sangat penting untuk melindungi rangkaian listrik. Jadi, hindarilah penggunaan sekering yang tidak sesuai dengan nilai kapasitasnya. Semoga bermanfaat.

Share :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top