Home » Servis » Panduan Servis Pompa Air Semua Merk

Panduan Servis Pompa Air Semua Merk

panduan servis mesin pompa air semua merk
Panduan Servis Pompa Air Semua Merk
Panduan Servis Pompa Air Semua Merk – Mesin pompa air merupakan sebuah kebutuhan penting di rumah. Oleh karen itu, jika mesin pompa air mengalami kerusakan, harus segera di servis agar kebutuhan air tidak terganggu. Berikut merupakan panduan servis mesin pompa air yang bisa diterapkan untuk merk apa saja.

Ada banyak sekali merk terkenal dari mesin pompa air yang dipakai di rumahan. Seperti shimizu, sanyo, national, panasonic, dan lain-lain. Namun, pada dasarnya mesin pompa air tersebut memiliki sistem kerja yang sama. Sehingga untuk melakukan servis pompa air pun caranya hampir sama semua. Yang membedakannya adalah kontruksi dari komponen-komponenya. 

Jika mesin pompa air mengalami masalah dan tidak tahu bagaimana cara servis pompa air, tidak perlu bingung dan khawatir. Karena, sekarang ini banyak sekali jasa service pompa air yang ada di dekat sekitar rumah kita.
Namun, jika memperbaiki mesin pompa air memakai jasa service, tentunya harus mengeluarkan biaya service untuk memperbaikinya. Tetapi, jika ingin melakukan service pompa air sendiri, silahkan ikuti pembahasan berikut mengenai cara service pompa air untuk semua merk.

Panduan Servis Mesin Pompa Air Semua Merk

1. Mesin Pompa Air Mati

Mesin mati memang sering terjadi pada mesin pompa air. Kerusakan pompa air yang tidak bisa dinyalakan ini biasanya disebabkan oleh salah satu komponen listrik mesin pompa air yang tidak berfungsi. Seperti kabel terputus, kapasitor mati, dan dinamo mesin terbakar.

Cara memperbaiki masalah ini yaitu dengan mengecek seluruh rangkaian kelistrikan mesin pompa air. Mulai dari kabel, kapasitor, dan gulungan dinamo. Periksalah jalur kelistrikan tersebut dengan menggunakan multitester.

Jika kabel terputus karena gigitan tikus, bisa langsung menyambung kabel tersebut dan membungkusnya dengan isolatip. Jika kapasitor tidak berfungsi (putus atau meleleh), gantilah dengan kapasitor baru dengan ukuran yang sama.

Namun, jika gulungan dinamo putus atau terbakar, lebih baik ganti mesin pompa air baru. Karena, biaya menggulung dinamo hampir sama dengan membeli mesin pompa air yang baru.

2. Mesin Pompa Air Tidak Naik

Permasalahan mesin pompa air tidak naik biasanya disebabkan oleh mesin pompa yang sudah berumur. Penyebab dari masalah ini yaitu seal pompa air telah aus (habis), karena gesekan terus menerus antar seal tersebut ketika mesin pompa air dihidupkan.

Untuk mengatasi kerusakan seperti ini, yaitu dengan mengganti seal pompa air yang rusak tersebut dengan yang baru. Perlu diketahui bahwa setiap merk mesin pompa air memiliki ukuran yang berbeda. Jadi, jika akan mengganti seal pompa air, gantilah dengan ukuran yang sama.

3. Mesin Pompa Air Berbunyi Cetak – Cetak

Kerusakan mesin pompa air berbunyi cetak-cetak hanya terdapat pada jenis pompa air otomatis. Bunyi tersebut disebabkan oleh gerakan saklar otomatis pompa air yang tidak dapat berhenti karena setelannya telah berubah atau otomatisnya rusak.

Cara mengatasi masalah ini yaitu dengan menyetel ulang pressure otomatis pompa air. Tetapi, jika penyetelan tidak membuahkan hasil, maka gantilah otomatis pompa air tersebut dengan yang baru. 

4. Mesin Pompa Air Nyetrum

Mesin pompa air nyetrum merupakan kerusakan mesin pompa air yang jarang terjadi. Penyebab dari masalah ini adalah adanya jalur kabel yang menempel pada kerangka mesin. Sehingga, ketika mesin pompa air dinyalakan, listrik akan merambat di bodi mesin.

Untuk mengatasi masalah ini, caranya sangat mudah. Yaitu dengan mengurut dan mengecek jalur kabel pada mesin pompa air. Jika menemukan kabel yang terkelupas dan menempel di kerangka mesin, bungkuslah kabel tersebut dengan isolatip.

5. Mesin Pompa Air Macet / Seret

Mesin pompa air macet (tidak berputar), biasanya disebabkan oleh mesin yang sudah lama tidak dipakai dan ingin menggunakannya kembali. Penyebab macetnya putaran mesin pompa air ada dua faktor, yaitu adanya bearing yang rusak dan impeller yang menempel pada tabung pompa karena korosi.

Untuk memperbaiki masalah ini, periksalah bagian impeller pompa air yang terletak di dalam tabung pompa air. Jika terjadi korosi, bersihkan korosi tersebut sampai impeller dapat berputar. Namun, jika tidak masih macet, periksalah bearing yang terletak pada dinaomo mesin pompa air. Jika ada bearing yang seret (macet), gantilah dengan bearing baru dengan ukuran yang sama.

Demikianlah pembahasan tentang panduan servis pompa air untuk semua merk. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Share :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top