Home » Cara Pasang Dan Penyetelan Roda Gigi Timing Mesin Diesel

Cara Pasang Dan Penyetelan Roda Gigi Timing Mesin Diesel

cara+pasang+dan+penyetelan+roda+gigi
Cara Pasang Dan Penyetelan Roda Gigi Mesin Diesel

Cara Pasang Dan Penyetelan Roda Gigi Timing Mesin Diesel – Meskipun penggantian roda gigi timing pada mesin diesel jarang sekali dilakukan, namun penting bagi kita untuk mengetahui cara pasang dan penyetelan roda gigi timing tersebut. Agar jika sewaktu-waktu mesin diesel yang kita miliki mengalami kerusakan pada roda gigi timing, kita dapat memasangnya sendiri tanpa harus dibawa ke bengkel servis diesel.

Kerusakan roda gigi timing pada mesin diesel biasanya terjadi pada mesin diesel yang sudah berumur. Tetapi dapat juga disebabkan oleh kurangnya kapasitas minyak pelumas, sehingga mengakibatkan gesekan antar roda gigi timing menjadi besar dan lama kelamaan aus (terkikis).

Pemasangan dan penyetelan roda gigi timing haruslah dilakukan dengan benar. Agar tidak terjadi kesalaha yang menyebabkan mesin diesel tidak dapat dihudupkan. Adapun tujuan dari penyetelan roda gigi timing yaitu sebagai berikut :

  • Menyatukan dan mengatur gerak putar antara roda gigi poros engkol (crankshaft), roda gigi noken as (camshaft) , roda gigi balancer dan roda gigi starting.
  • Menyesuaikan gerakan seluruh komponen mesin yang bergerak, seperti piston, klep inlet dan outlet, pompa oli yang merupakan bagian-bagian utama dari cara kerja motor diesel.
  • Cara Memasang Dan Menyetel Roda Gigi Timing Pada Mesin Diesel

    Berikut ini merupakan uraian mengenai pedoman secara umum dalam pemasangan atau penyetelan roda gigi timing pada mesin diesel yang dapat diterapkan dalam melakukan penggantian roda gigi timing pada mesin diesel merk apa saja.

    1. Lepaskan semua roda gigi timing yang terpasang pada mesin diesel. Kita bisa menggunakan tracker khusus untuk melepasnya.

    2. Pasanglah roda gigi crankshaft terlebih dahulu sebagai dasar utama penyetelan roda gigi lainnya.

    3. Putarlah poros engkol dengan tujuan untuk menentukan titik top. Dimana posisi piston pada cylinder liner berada tepat di titik mati atas (TMA). Sementara itu keadaan klep inlet dan outlet dalam keadaan tertutup rapat.

    4. Pasang roda gigi camshaft. Untuk memudahkan pemasangannya, putarlah poros engkol hingga posisi piston berada di titik mati bawah (TMB). Hal ini bertujuan agar camshaft berada pada posisi lepas (tanpa menekan pompa bahan bakar).

    5. Pasang roda gigi balancer. Dalam pemasangan roda gigi balancer ini perlu menyesuaikan putaran crankshaft untuk memudahkan menyatukan tanda titik atau angka yang berada pada roda gigi.

    6. Pemasangan roda gigi starting bisa dilakukan secara bebas tanpa harus menyesuaikan tanda pada roda gigi. Karena fungsi roda gigi starting ini hanya untuk memutar poros engkol.

    7. Pemasangan roda gigi timing pada mesin diesel yang meliputi roda gigi poros engkol, roda gigi camshaft, roda gigi balancer dan roda gigi starting perlu dilakukan secara bersamaan menurut hubungannya masing-masing.

    8. Dalam pemasangan dan penyetelan roda gigi timing pada mesin diesel harus perhatikan tanda-tanda yang ada pada tiap-tiap roda gigi. Dimana tanda tersebut (titik atau angka) harus saling bertemu antara satu dan lainnya.

    Penyetelan roda gigi pada mesin diesel merupakan hal yang sangat penting. Oleh sebab itu, lakukanlah dengan benar dan jangan sampai ada tanda titik atau angka yang tidak bertemu pada setiap hubungan roda gigi. Demikianlah pembahasan mengenai cara pasang dan penyetelan roda gigi timing mesin diesel. Semoga bermanfaat.

    Share :

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Scroll to Top