Home » Tip & Trik » Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin

Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin

cara+mengukur+kapasitor
Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin

Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin – Kapasitor pada kipas angin berfungsi untuk menggerakkan putaran awal baling-baling. Oleh sebab itu, jika kipas angin mengalami masalah tidak berputar, periksalah bagian kapasitor yang biasanya terletak di sekitar dinamo penggerak. Nah, pada kesempatan kali ini akan memberikan panduan bagaimana cara mengukur kapasitor kipas angin dengan menggunakan multitester.

Untuk mengecek kapasitor kipas angin, diperlukan alat ukur yang bernama multitester. Dengan alat tersebut, kita dapat mengukur apakah kapasitor masih bagus atau tidak. Sehingga, jika mengetahui kapasitor yang sudah tidak berfungsi, maka kita dapat langsung menggantinya.

Kapasitor kipas angin yang sudah tidak berfungsi dengan baik, sebenarnya dapat diketahui secara langsung. Yaitu antara kipas angin tidak berputar dan hanya mndengung ketika menghidupkan kipas angin. Namun, untuk memastikan penyebabnya, kita harus mengecek kapasitornya terlebih dahulu agar menemukan solusinya.

Panduan Mengukur Kapasitor Kipas Angin

Dan berikut merupakan langkah-langkah mengukur kapasitor kipas angin menggunakan multitester dengan mudah.

1. Bongkarlah kipas angin untuk menemukan letak kapasitornya. Kapasitor pada kipas angin pada umumnya berbentuk kotak atau tabung yang memiliki dua buah terminal kabel. Setelah menemukannya, lepaskan kedua kabel yang menempel pada terminal kapasitor tersebut.

Baca Juga :  Prosedur Penggunaan Power Tool

2. Siapkan multitester. Kemudian atur panelnya ke pengaturan ohm (Ω). Setelah itu, tempelkan ujung probe pada kedua terminal kapasitor. Untuk posisinya bebas dapat dibolak-balik.

3. Membaca hasil pengukuran kapasitor pada multitester :

  • Jika jarum multitester bergerak ke kanan dan berhenti sebentar, kemudian kembali lagi ke kiri secara perlahan-lahan, maka menandakan kapasitor masih bagus.
  • Namun, jika jarum multitester bergerak ke kanan dan tidak kembali lagi atau tidak bergerak sama sekali, maka kondisi kapasitor sudah tidak bagus.
  • Untuk memastikan dalam pengukuran kapasitor, kita bisa memindahkan posisi probe secara bergantian pada kedua terminal kapasitor.

4. Jika setelah mengukur kapasitor dan hasilnya tidak bagus, maka kita harus mengganti kapasitor tersebut dengan yang baru. dengan catatan, nilai ukuran kapasitor harus sama dengan yang diganti. Karena jika berbeda dapat mengakibatkan kerusakan pada kipas angin tersebut.

Demikianlah informasi mengenai bagiamana cara mengukur kapasitor kipas angin. Silahkan share jika bermanfaat. Terima kasih.

Share :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top