Home » Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mesin Diesel

Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mesin Diesel

masalah+mesin+diesel
Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mesin Diesel

Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mesin Diesel – Setiap mesin pasti akan mengalami masalah jika sudah waktunya tiba. Apalagi jika mesin yang tidak dirawat dengan baik, pasti akan lebih cepat mengalami kerusakan. Seperti halnya dengan mesin diesel, dimana mesin penggerak berbahan bakar solar ini sangat rawan terhadap munculnya permasalahan jika jarang diservis.

Melakukan servis secara rutin merupakan langkah tepat untuk menjaga performa mesin agar tetap maksimal. Selain itu, hal tersebut juga dapat mencegah terjadinya masalah pada mesin diesel. Karena dengan melakukan perbaikan-perbaikan kecil tentu saja akan mencegah dari kerusakan yang serius pada mesin diesel.

Berikut ini merupakan beberapa masalah yang sering terjadi pada mesin diesel beserta cara mengatasinya. Untuk itu, simak pembahasannya sampai selesai agar jika sewaktu-waktu mesin diesel yang kita miliki mengalami masalah, dapat langsung diperbaiki sesuai penyebabnya tanpa kesalahan dalam melakukan penanganan.

Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mesin Diesel

Adapun beberapa masalah yang sering terjadi pada mesin diesel. Diantaranya yaitu :

1. Mesin Susah Hidup

Permasalahan ini merupakan yang paling sering terjadi pada mesin diesel. Tidak hanya pada mesin yang sudah berumur, namun mesin yang masih dalam keadaan baru pun kadang mengalaminya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan mesin diesel susah dihidupkan. Oleh sebab itu, kita harus fokus dan cermat dalam menganalisa titik permasalahannya. Dan berikut merupakan beberapa penyebab dari mesin diesel yang susah dihidupkan.

  • Mesin Diesel Masuk Angin
  • Masalah mesin diesel masuk angin sangat sering terjadi pada mesin diesel. Istilah masuk angin ini merupakan permasalahan berupa adanya udara bercampur di dalam saluran bahan bakar. Masalah ini bisanya terjadi jika mesin diesel disimpan terlalu lama atau juga bisa disebabkan karena kehabisan bahan bakar.

    Untuk mengatasi masuk angin pada mesin diesel yaitu dengan menghilangkan udara yang ada di dalam filter bahan bakar dan bosch pump. Caranya yaitu dengan mengendurkan setiap baut joint yang menempel setiap komponen tersebut. Jika bahan bakar telah mengalir dengan normal, kencangkan kembali baut joint tersebut.

  • Pipa Injection Mampat
  • Pipa injeksi atau sering disebut dengan HPP (Hight Pressure Pipe) masalah pipa jalur bahan bakar dari bosch pump yang menuju ke nozzle. Pipa ini harus terbebas dari kotoran dan tidak boleh mampat. Karena jika mampat maka bahan bakar akan mengalami keterlambatan dan akhirnya mesin susah dihidupkan.

    Jika terjadi mesin diesel yang susah dihidupkan, maka periksalah kondisi saluran pipa injection. Dan jika ditemukan dalam kondisi mampat, maka bersihkanlah dengan cara menyemprotkan angin kompresor pada lubang pipa tersebut.

  • Jarak Celah Klep Kurang Tepat
  • Penggunaan mesin diesel dalam jangka waktu lama, akan menyebabkan beberapa bagian mesin yang bergerak menjadi aus. Seperti yang terjadi pada bagian penyetelan klep (rocker arm). Bagian tersebut akan selalu mematuk klep ketika mesin dihidupkan. Sehingga lama kelamaan jarak celah klep akan berubah.

    Untuk mengatasi jarak celah klep yang berubah, maka lakukanlah penyetelan ulang pada klep tersebut. Jarak standart celah klep pada mesin diesel yaitu 0,2 mm.

  • Tekanan Bosch Pump Lemah
  • Penyebab mesin diesel sudah hidup selanjutnya yaitu tekanan bahan bakar dari bosch pump lemah. Hal ini disebabkan oleh adanya bagian-bagian di dalam bosch pump yang sudah aus atau rusak. Ciri-ciri tekanan bosch pump rusak dapat dikenali dari bunyi tekanan nozzle menghilang.

    Oleh sebab itu, jika kita mengengkol mesin diesel dan tidak ada bunyi tekanan bahan bahar, maka lakukanlah pembongkaran pada bosch pump. Periksalah setiap komponen yang ada di dalamnya. Jika ada yang rusak, maka segeralah lakukan penggantian

  • Kompresi Lemah
  • Mesin diesel memiliki kompresi yang lebih tinggi dari mesin bensin. Oleh sebab itulah kompresinya harus selalu maksimal agar tidak mengalami mesin susah hidup.

    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kompresi mesin diesel menjadi lemah. Diantaranya yaitu cylinder liner (boring) aus, ring piston aus, dan sitting klep Terganjal kotoran.

    Oleh sebab itu, untuk mengatasi kompresi yang lemah pada meisn diesel, periksalah bagian-bagian tersebut. Jika menemukan bagian yang aus atau rusak, gantilah dengan yang baru. Sedangkan untuk sitting klep yang terganjal kotoran, buanglah kotoran tersebut dan lakukanlah penyekiran agar klep dapat rapat sempurna.

    2. Tenaga Mesin Ngempos

    Selain mesin susah hidup, terkadang juga muncul permasalahan tenaga mesin diesel yang menurun atau ngempos ketika mesin diberi beban. Sehingga lama kelamaan mesin akan mati mendadak dengan sendirinya.

    Adapun beberapa penyebab yang menjadikan tenaga mesin diesel ngempos, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Filter Udara Mampat
  • Filter udara merupakan komponen yang bertugas sebagai penyaring udara yang akan masuk ke dalam cylinder liner. Sebagai komponen yang sangat penting, maka sering-seringlah untuk mengecek kondisi filter udara tersebut.

    Jika filter udara mampat, maka bersihkanlah dengan semprotan angin kompresor. Namun, jika kondisinya sudah rusak, maka sebaiknya lakukan penggantian agar serpihan filter udara tersebut tidak masuk ke dalam intake uang dapat menyumbat klep.

  • Tekanan Kompresi Menurun
  • Tekanan kompresi yang menurun juga dapat mengakibat tenaga mesin diesel menurun. Jika turunya tekanan belum terlalu parah, mesin masih dapat dihidupkan, tetapi jika dibebani akan mati dengan sendirinya.

    Penyebab dari tekanan kompresi yang menurun yaitu dinding cylinder line atau ring piston yang telah aus. Jadi, periksalah kedua komponen tersebut jika mengalami mesin diesel tenaganya ngempos.

  • Kapasitas Bahan Bakar Kurang
  • Kapasitas bahan bakar yang masuk ke dalam ruang bakar juga sangat menentukan tenaga yang dihasilkan oleh mesin. Jika kapasitasnya tidak sesuai standart, maka tenaga yang dihasilkan pada langkah usaha juga kecil. Sehingga mengakibatkan putaran mesin lemah dan tidak kuat menarik beban.

    Oleh sebab itu, jika tenaga mesin diesel menjadi ngempos, periksalah kapasitas bahan bakar di dalam tangki. Jika akan habis, segera isi ulang kembali bahan bakarnya.

    Namun, saluran bahan bakar yang tersumbat juga dapat mengakibatkan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar menjadi berkurang. Untuk itu, periksa juga saluran bahan bakar seperti selang solar, filter solar, dan pipa HPP jika tenaga mesin diesel menurun.

  • Terdapat Komponen Yang Aus
  • Adanya komponen aus pada mesin diesel juga dapat mengakibatkan tenaga mesin ngempos. Penyebab komponen yang aus tersebut yaitu kurangnya kapasitas oli pelumas pada bak engkol. Sehingga oli yang menyebar ke seluruh bagian mesin tidak maksimal.

    Untuk itu, seseringlah mungkin untuk mengecek kapasitas oli pelumas mesin. Dan sebaiknya lakukanlah penggantian oli pelumas setelah 100 jam pemakaian untuk mencegah terjadi aus pada komponen-komponen yang bergerak.

  • Jarak Celah Klep Terlalu Longgar
  • Jikan jarak celah klep terlalu longgar, maka klep hanya akan membuka sedikit dan tidak maksimal. Akibatnya udara yang masuk ke dalam ruang bakar tidak sesuai standart. Begitu juga dengan saluran buang yang hanya sedikit membuka dalam mengeluarkan sisa gas pembakaran. Akibatnya tenaga mesi diesel pun akan menurun.

    Untuk itu, jika tenaga mesi diesel mulai menurun, periksalah jarak celah klep apakah masih normal atau tidak. Jika jaraknya semakin jauh, maka lakukanlah penyetelan ulang jarak celah klep tersebut. Untuk ukuran standart mesin diesel, jaraknya yaitu 0,2 mm.

    Demikianlah pembahasan tentang masalah yang sering terjadi pada mesin diesel yang diuraikan beserta penyebab dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

    Share :

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Scroll to Top