Servis Cara Memperbaiki Pengering Mesin Cuci

Cara Memperbaiki Pengering Mesin Cuci

cara+memperbaiki+pengering+mesin+cuci+rusak
Cara Memperbaiki Pengering Mesin Cuci 

Cara Memperbaiki Pengering Mesin Cuci – Proses mencuci baju dengan mesin cuci dimulai dari langkah pencucian, pembilasan, dan pengeringan. Siklus tersebut merupakan urutan standar pencucian, baik mencuci dengan menggunakan mesin cuci 1 tabung atau pun mesin cuci 2 tabung. Perbedaaannya, jika menggunakan mesin cuci 2 tabung, siklus tersebut dapat selesai secara otomatis. Sedangkan pada mesin cuci 2 tabung, harus memindahkan cucian ke pengeringnya terlebih dahulu untuk menyelesaikannya.

Proses mencuci dengan menggunakan mesin cuci tidak selamamnya berjalan lancar. Karena, setiap barang elektronik pasti ada kalanya mengalami kerusakan. Dan Hal ini sering terjadi pada mesin cuci 2 tabung, yaitu pengering mesin cuci tidak berputar. Masalah tersebut tentu saja menghambat proses pengeringan. Dan alternatif yang dapat dilakukan biasanya yaitu dengan memeras cucian sebelum dijemur.

Pasti akan sedikit melelahkan jika harus memeras satu persatu pakaian yang basah. Oleh sebab itu, jika mengalami pengering mesin cuci rusak, harus segera diperbaiki agar normal kembali. Namun, untuk mengatasi tabung pengering yang rusak tersebut, kita harus cermat menemukan penyebabnya, sehingga akan mudah dalam memperbaikinya. Dan berikut merupakan beberapa penyebab yang paling umum dari pengering mesin cuci tidak berputar.

Penyebab Dan Cara Memperbaiki Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar

1. Kabel Putus

Penyebab pertama dari pengering mesin cuci tidak berputar yaitu kabel terbakar. Hal tersebut bisanya dikarenakan oleh faktor umur kabel yang sudah tua. Sehingga kabel mengalami korosi dan putus. Selain itu, kabel putus tersebut juga dapat disebabkan oleh gigitan tikus yang masuk ke dalam cover mesin.

Untuk memperbaiki masalah ini, kita cukup mengurutkan jalur kabel yang ada pada rangkaian dinamo pengering. Jika menemukan adanya kabel yang putus, terkelupas, atau terbakar, sambungkan kembali dan bungkus dengan isolatip. setelah itu, untuk menghindari dari gigitan tikus, kita dapat membuat pengaman (penutup) yang dipasang pada bagian yang dapat dilalui tikus.

2. Saklar Timer Rusak

Kerusakan pada bagian saklar timer juga dapat mengakibatkan penering mesin cuci tidak berputar. Masalah ini biasanya disebakan oleh semut yang bersangkar di bagian saklar tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, bersihkan semut dan sangkarnya dari saklar tersebut. Setelah itu, cobalah hidupkan pengering mesin cuci tersebut. Namun, jika cara tersebut tidak berhasil, maka sebaiknya ganti saklar timer tersebut dengan yang baru.

3. Tali Rem Tabung Pengering Putus

Tali rem yang putus juga dapat menyebabkan pengering tabung mesin cuci tidak bekerja. Hal in biasanya disebabkan oleh kapasitas cucian yang terlalu banyak. Cara mengatasi tali rem yang putus ini yaitu dengan mengganti dengan yang baru. Namun jika masih tahap ringan, kita dapat mencoba menarik seling rem tersebut hingga terbuka dan coba putar dengan tangan. Jika tidak seret dan masih bisa berputar, maka pengering bisa siap digunakan kembali.

4. Kapasitor Rusak

Penyebab selanjutnya dari pengering mesin cuci tidak berputar yaitu kapasitor dinamo tidak berfungsi. Hal ini bisanya ditandai oleh dinamo yang berbunyi mendengung ketika pengering dihidupkan. Jika mengalami masalah seperti ini, sudah pasti terjadi kerusakan pada kapasitor. Dan cara memperbaikinya yaitu dengan mengganti kapasitor tersebut dengan yang baru.

5. Dinamo Pengering Terbakar

Jika dinamo pengering terbakar, maka sudah dipastiakan tabung pengering mesin cuci tidak akan berputar. Cici-ciri dinamo pengering terbakar yaitu adanya bau gosong dan sedikit asap yang keluar dari rangkaian dinamo. Dan cara untuk mengatasinya, bongkarlah dinamo tersebut dan bawa ke tukang servis gulungan dinamo. Atau jika ingin lebih praktis kita dapat langsung membeli dinamo pengering tersebut di toko perlengkapan mesin cuci terdekat.

Demikianlah ulasan mengenai Penyebab dan Cara Memperbaiki Pengering Mesin Cuci. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *